Terdapat 5 Fenomena Gaib Bisa Membuat Bencana Besar

Fenomena Gaib – Kita pastinya sudah cukup sering mendengar kisah dimana terjadinya penampakan setelah sebuah tragedi pribadi. Misalkan, penampakan sosok seorang pengantin wanita mengenakan gaun pengantin biarpun ia sudah melompat dari jendela hingga meninggal dunia 100 tahun lalu.

Lantas bagaimana dengan kejadian yang melibatkan ratusan atau bahkan ribuan orang? Atau bila bencana yang terjadi bisa disaksikan langsung oleh orang di seluruh dunia?

Edward K.Smith merupakan kapten kapan Titanic ketika kalah mewah tersebut tenggelam dalam pelayaran perdana dalam melintasi Atlantik.

Pada koleksi surat pribadinya yang dilelang pada tahun 2016, kapten kawakan tersebut menuliskan, “Saya tidak menyukai kapal ini… ada perasaan janggal mengenainya.”

Diringkas langsung pada listverse.com, ini adalah 6 cerita gaib lain yang terhubung:

  1. Penumpang Hantu di Jepang

Setelah beberapa tahun terjadinya sunami 2011 di Tohoku yang menewaskan lebij dari 16 ribu jiwa, para pengmudi taksi kawasan paling terdampak seperti Ishinomaki melaporkan sudah mengangkut “penumpang hantu”.

Mahasiswi Tohuko Gakuin University bernama Yuka Kudo melakukan wawancara kepada lebih dari 100 supir taksi menjadi bagian dari tesis penelitiananya.

Semua pengemudi yang dilakukan wawancara percaya mereka telah mengambil orang yang benar-benar nyata, memulai meteran taksi dan beberapa supir menuliskan pada catatan harian yang dimilikinya.

Seorang pengemudi yang diwawancara mengatakan, bahwa beberapa bulan setelah bencana terjadi. Ia mengangkut seorang penumpang wanita yang meminta diantar ke distrik Minamihama.

Supir tersebut menjelaskan tidak ada yang tersisa di distrik tersebut. Pendapatnya, penumpang tersebut kemudian bertanya, “Apakah aku telah mati?”.

Ketika melihat ke arah penumpangnya, wanita tersebut sudah menghilang.

Pengemudi lain juga bercerita sedang mengantarkan seorang pria yang berusia 20-an ke suatu bagian kota. Namun, ketika sudah sampau tujuan, supir itu mendadak hanya sendirian dalam kendaraannya.

Yang sangat menariknya lagi, semua penampakan hati itu merupakan kaum muda. Menurut Kudo, “Kaum muda merasa begitu penasaran atas kematiannya karena tidak bisa berjumpa dengan orang yang mereka cintai”.

“Ketika ingin mengungkapkan kepedihan tersebut, mungkin mereka memilih taksi…. Sebagai medium untuk meluapkannya.”

Tidak ada satu pun pengemudi yang merasa ketakutan dengan penampakan mereka alami ini.

  1. Penumpang Hantu di Thailand

Dengan kehadiran para “penumpang hantu” bukan hanya terjadi pada negara jepang saja.

Sesudah Tsunami Hindia pada 26 Desember 2004, warga sepanjang pantai Andaman, Thailand, mulai memberikan laporan didatangi oleh sekitar 230 ribu korban yang tersapu langsung pada bencana hingga meninggal dunia.

Sesudah 2 minggu tragedi tersebut terjadi, seorang pengemudi tuk-tuk Lak (becak di negara tersebut) menceritakan mengenai 7 penumpang warga asing yang menaiki kendaraannya dan meminta untuk diantar ke pantai Kata dengan harga 2.000 bath.

Setelah berjalan beberapa saat, Lek mengatakan bahwa tubuhnya serasa mati rasa. Ketika melihat sekitarnya, ia mendapati sedang sendirian di keradaraannya.

Berbeda dengan para pengemudi taksi di Jepang yang tidak merasa takut, Lek berkata, “Saya kapok. Saya akan mencari pekerjaan lain saja. Saya memiliki seorang putri yang harus dinafkahi, tapi terlalu takut untuk mengemudi justru lari”.

Warga lainnya di sana juga sering mengalami penampakan mengerikan berkeliaran di lingkungan mereka.

Seorang penjaga malam di suatu hotel tempat menginap banyak sekali korban keluar dari tempat kerjanya sesudah ia mendengar jeritan-jeritan seorang wanita yang diduga sebagai tamu yang sudah meninggal.

Di Khao Lak, sebuah keluarga menceritakan telepon mereka terus bebunyi. Setelah diangkat, yang mereka dengar adalah suara tangisan-tangisan para kerabat yang meminta untuk diselamatkan dari kobaran api di crematorium.

  1. Ketinggalan dari Penerbangan Lanjutan

Warga sekitar bandara Internasional O’Hare Chicago, beberapa kali melaporkan ada menerima beberapa tamu yang tidak dikenal di rumah  mereka.

Ketika mendengar suara ketukan pintu, mereka membukakan pintu dan mendapati ada seoarng yang mengaku mereka “harus mengejar penerbangan lanjutan” atau “mencari-cari koper mereka.”

Sebelum sang pemilik rumah melanjutkannya, orang yang mengatakan hal tersebut tiba-tiba menghilang.

Di jalan layang dekat sana, ada beberapa cahaya aneh terlihat oleh para pengendara disertai dengan sosok yang tidak jelas bekeliaran pada tepi jalan.

Jika kita agak lama sendirian berada di bandara, kita mungkin merasakan penurunan suhu secara mendadak disertai dengan jeritan-jeritan dari lapangan di sebelah bandara.

Fenomena tersebut berhubungan atas kecelakaan parah pada Mei 1979 ketika pesawat McDonell Douglas DC-10 yang melakukan penergbangan American Airline 191 jatuh ketika sesudah lepas landas karena lepasnya sebuah mesin.

Karena bahan bakar masih penuh, peristiwa tersebut melahap pesawat terbang dengan kedaan bola api. Sebanyak 271 orang pada pesawat dan 2 orang di darat meninggal atas kecelakaan tersebut.

Kegiatan paranormal tersebut masih berlanjut hingga sekarang. Jadi cukup berani untuk mengalaminya, sebuah perusahaan local memberikan penawaran wisata hantu dalam bentuk perkemahan di malam hari dekat bandara.

  1. Makhluk Gaib dari Bawah Tanah

Saat system kereta bawah tanah London Underground disarankan pada pertengahan Abad ke-19 cukup banyak sekali orang khawatir jika terowongan yang begitu dalam akan menganggu Setan.

Apalagi jika banyak sekali jalur dan stasiun dibandung menembus lahan pemakanan kuno speerti Aldgate Station, suatu tempat meninggalnya kira-kira 4.000 orang karena wabah Maut Hitam.

Di tahun 2005, penggalian arkeologi mendapatkan 238 pemakaman di sektiar Aldgate Station dan diduga berhubungan dengan wabah masa lalu. Banyak sekali jasad yang terpotong oleh penggalian bawah tanah.

Fenomena tidak terjelaskan menjadi hal lazim di stasiun bawah tanah pada lokasi tersebut hingga cukup banyak sekali insiden yang direkam dalam buku catatan para pekerja.

Yang paling terkenal yaitu kejadian terpelesetnya seorang pekerja ke rel listrik sehingga ia tersengat tegangan besar 20 ribu volt. Entah bagaimana, ia bisa selamat.

Namun beberapa rekan pekerta tersebut memberikan laporan, telah melihat sesosok wanita tua besujud di samping korban dan membelai rambut pria tersebut ketika sebelum ia tersengat aliran listrik.

  1. Loft dan Repo

Kira- kira sekitar jam 11:42 malam pada tanggal 29 Desember 1972, penerbangan Eastern Airline 401 jatuh ke wilayah Florida Everglades. Sepertinya, sesaat setelah lepas landar, awak pesawat melihat ada lampu indicator roda pendaratan rusak.

Ketika ingin menangani masalah tersebut, mereka luput menyadari bahwa system otopilot sudah berganti posisi. Sesudah menyadari, semua sudah terlambat karena pesawatnya perlahan kehilangan ketinggian sampai jatuh.

Sebanyak 75 orang selamat, namun 101 orang meninggal termasuk dengan Kapten Bob Loft dan insinyur penerbangan Don Repo.

Dua orang itulah yang kemudian hadir pada beberapa penerbangan lain Eastern Tri-Star, terutama pada beberapa pesawat terbang yang dipasangi suku cadang dari reruntuhan pesawat mereka yang jatuh.

Cukup banyak penampakan yang disaksikan lebih dari satu saksi sekaligus, misalnya ketika seorang kapten dan 2 pramugari yang sempat saling mengobrol dengan Kapten Loft hingga ia mendadak lenyap. Mereka sangat terkaget sehingga membatalkan penerbangannya.

Bahkan wakil presiden perusahaan dilaporkan telah berbincang dengan seorang pria yang diduga sebagai sang Kapten hingga ia akhirnya sadar bahwa itu merupakan Loft yang telah meninggal.

Penampakan insinyur penerbagan Repo setelah kematian berhubungan dengan upaya-upaya memastikan pesawat-pesawat dirawat seharusnya.

Seorang insinyur penerbangan sedan setengah jalan melakukan pemeriksaan praterbang ketika melihat Repo hadir dan mengatakan, “Tidak usah khawatir dengan pra-terbang (pre-flight), saya telah melakukannya.”

Seorang awak kabin berkata melihat Rapo memperbaiki oven pemanas makanan. Pramugari lainnya melihat wajah Repo terlihat didalam oven suatu Tri-star 318.

Ia memanggil dua rekannya dan mereka bertiga mendengar Repo mengatakan, “waspada api di pesawat ini. “Pesawat tersebut kemudian mengalami masalah mesih sehingga rute terakhirnya harus dibatalkan.

Repo juga memunculkan diri kepada seorang kapten penerbangan lain dan mengadu, “Tidak akan pernah ada kecelakaan lagi. Kita tida akan membiarkan hal tersebut terjadi.”

Mengenai ucapan tersebut, sejumlah pihak menduga bahwa itu semua merupakan perasaan bersalah atas kelalaian maut yang membuat mereka harus menunjukkan diri.