Beberapa Letusan Gunung Berapi Paling Mematikan di Dunia

Fenomena Alam – Didunia ini masih tersimpan banyak fenomena – fenomena alam yang masih menjadi misterius dan kadang malah akan membuat suatu bencana alam bagi umat manusia salah satunya adalah Gunung berapi. Gunung berapi merupakan salah satu gunung yang paling di takuti oleh orang – orang yang tinggal di sekitar kaki gunung dan jika gunung tersebut meledak dan mengeluarkan lava yang bisa mematikan manusia. Berikut adalah fenomena alam ledakan gunung berapi yang paling mematikan di dunia.

1. Gunung Tambora

Gunung tambura yang terletak di makasar Sulawesi selatan ini telah tercatat pernah meletus dengan dasyatnya pada tahun 1815. Peristiwa ledakan tersebut menyebabkan kematian umat manusia kurang lebih 71.000 korban jiwa, dengan 11,000 – 12,000 diantaranya terbunuh secara langsung akibat letusan gunung tersebut. suara guruh letusan tersebut terdengar sampai kota makasar yang jauhnya kurang lebih 380KM dari kaki Gunung Tambora. Selain ledakan yang terjadi ternyata gelompang getaran dari bumi menggeserkan lempengan di dasar laut sehingga membuat gelombang laut menjadi tinggi dan terjadi tsunami yang membuat hancurnya kota besuki, jawa timur.

Sementara itu, letusan kecil dari Gunung Tambora masih sering terjadi pada tahun 1880 sampai 1967. Aktivitas dari gunung tersebut masih aktif dan masih bisa mengeluarkan lava hingga sampai saat ini, dan masih berpotensi untuk meletus kapan saja.

2. Gunung Krakatau

Gunung yang satu ini terletak di antara pulau sumatera dan jawa ini, dan gunung ini juga sudah 200tahun lamanya tertidur. Pada tahun 1883 gunung Krakatau pernah meletus dan ledakannya yang sangat besar hingga terdengar sampai 4.600km dari gunung Krakatau, dan bahkan sampai 1/8 penduduk yang berada dibumi bisa mendengar suara ledakan tersebut, bahkan abu dari vulkanik dari gunung krakatau berterbangan sampai Sri Lanka, Pakistan, Australia, dan sampai Selandia Baru.

Telah tercatat jumlah korban jiwa akibat letusan gunung berapi mencapai 36.417 orang, diantaranya berasal dari 295 kampung di kawasan pantai mulai dari merak, celegon, karawang, pantai barat banten, dan kawasan sumatera bagian selatan. Hingga saat ini gunung Krakatau dinyatakan masih dalam kondisi tidur, dan berpotensi akan meletus kapan saja.

3. Gunung pelee

Gunung pelee adalah gunung berapi yang semi aktif yang berada di pesisir utara pulau Martinique, perancis. Gunung yang memiliki ketinggian hingga mencapai 1.379 meter di atas permukaan laut ini menjadi tenar saat meletus di tahun 1902.

Sebelum gunung pelee meletus, sudah ada beberapa tanda atau peringatan dari alam berupa keluarnya serangga dan ular yang keluar dari bawah kaki gunung menuju ke kota. Selain itu para pendaki gunung itu mencatat bahwa gas sulfur yang di keluarkan oleh gunung pelee sangat berbahaya jika di hirup oleh manusia.

Pada tahun 1902 gunung pele meledak sangat hebat dan membuat kerusakan yang sangat dasyat di kota Saint Pierra, ledakan tersebut membuat awan menjadi hitam lahar panas, dan bebatuan menghancurkan hingga menelan korban jiwa kurang lebih 30.000 orang yang meninggal. Selain itu ledakan gunung pelee juga menyebabkan tsunami yang besar dan juga menghancurkan kapal nelayan dan juga menghancurkan semua dermaga yang berada di sekitar gunung tersebut.

4. Gunung unzen

Gunung unzen yang terletak di negeri matahari terbit ini pernah meledak pada tahun 1792. Letusan gunung tersebut yang berada di sebelah barat bagian pulau Kyusu, jepang ini menyebabkan sejumlah tanah longsor yang sangat parah dan gelombang tsunami yang sangat besar sehingga menewaskan sekitar 14.000 korban jiwa.

Pada tahun 1792 meletus juga gunung Fugen-dake, dan ledakan itu memiculaca yang berlanjut selama 2 bulan. Sementara itu gempa berlanjut dan bergeser hingga sampai ke kota Shimabara.

Pada 21 mei malam hari, terjadi dua gempa yang sangat dasyat dan di ikuti runtuhnya sisi timur gunung Unzen yang menyebabkan tanah longsong dan menimpa kota Shimbara ke daerah teluk Ariake. Bencana ini juga menimbulkan tsunami yang sangat besar dan setinggi 10 – 20 meter. Diperkirakan pada saat itu korban jiwa yang di laporkan tewas ada 14.300 korban yang tewas tertimbun tanah longsor.