Misteri Putri Duyung Dan Kisah Kemunculannya

Fenomena Misteri – Putri duyung adalah sebuah mahluk mitologi yang keberadaannya masih belum jelas. Nyata atau tidak, tentang keberadaan mahluk putri duyung masih menjadi sebuah misteri yang belum terpecahkan. Putri duyung merupakan salah seorang perempuan yang tidak memiliki kaki melainkan ekor layaknya seperti ikan. Konon, mahluk tersebut hidup di lautan lepas dan menyembunyikan dirinya dari manusia.

Cerita tentang kisah mengenai putri duyung juga dikemas dalam sebuah dongeng yang dikembangkan oleh Disney, yakni The Little Mermaid. Dongeng ini ditulis oleh seorang penulis cerita anak terkenal, Hans Christian Andersen.

Dikisahkan seorang putri duyung muda bernama Ariel yang tinggal berada di istana laut. Suatu hari, Ariel berenang hingga ke permukaan laut. Sesampainya disana, ia melihat seorang pangeran tampan sedang berdiri di atas kapal. Ariel jatuh cinta kepada pangeran itu saat pandangan pertama.

 Kemudian, Ariel menemui seorang penyihir untuk mengubah diri menjadi manusia. Penyihir tersebut memberikan syarat bahwa Ariel harus memberikan suaranya yang indah agar ia bisa menjadi manusia seutuhnya.

Cerita dongeng kisah The Little Mermaid tersebut sangat digandrungi oleh anak-anak. Bahkan, ada beberapa anak-anak yang sangat gemar mengkoleksi barang-barang yang berhubungan dengan Ariel si putri duyung cantik. Lantas, apa misteri putri duyung yang sebenarnya? Benarkah kisah dan rupa putri duyung secantik Ariel, tokoh fiktif yang dibuat oleh Hans Christian Andersen tersebut?

Asal – Usul Putri Duyung

Asal Mula Legenda Putri Duyung Hingga sampai saat ini putri duyung masih menjadi sangat melegenda karena belum dapat dibuktikan secara ilmiah keberadaannya mahluk tersebut. Akan tetapi ada beberapa cerita lama yang mengisahkan sejarah dan asal usul kemunculan putri duyung, seperti berikut :

1. Putri yang terkutuk

Bukti dari sejarah menyatakan bahwa putri duyung sudah ada dari sekitar tahun 1.000 SM. Asal usul dari putri duyung ini sudah ditulis dalam bentuk naskah tua yang berasal dari budaya Assyria. Para arkeolog di daerah sekitar mengatakan bahwa masyarakat Assyria sangat percaya bahwa akan keberadaan putri duyung adalah seorang putri dari kerajaan yang dikutuk oleh alam. Putri tersebut dikutuk menjadi mahluk duyung karena telah membunuh suaminya sendiri. Wujud dari seorang putri itu adalah manusia setengah ikan, di mana bagian pinggang ke bawah putri itu berbentuk seperti ikan. Sosok seorang putri duyung tersebut sangat persis seperti penggambaran yang sering kita lihat di film ataupun yang di tayangkan televisi.

2. Putri Yang Patah Hati

Cerita ini juga berasal dari masyarakat Assyria, namun versinya berbeda dari cerita sebelumnya. Dahulu kala, ada seorang ibu dari Ratu Assyiria bernama Dewi Atargatis. Dewi ini jatuh cinta kepada seorang gembala. Akan tetapi, pada akhirnya ia mati karena rasa cintanya tersebut. Dia akhirnya malu karena ketahuan mencintai seorang gembala, akhirnya ia menceburkan diri ke danau untuk merubah dirinya jadi seekor ikan. Akan tetapi, karena Dewi Atargatis memiliki kecantikan yang sangat sempurna dan menawan, ia tidak bisa berubah sepenuhnya menjadi ikan. Hanya sebagian separuh tubuh bagian bawahnya saja yang menyerupai ikan, tetapi parasnya tetap sangat cantik layaknya seorang dewi.

3. Putri Duyung Adalah Pengawal Dewi Laut

Masyarakat dari negara Yunani dan Romawi percaya bahwa putri duyung memang sengaja diciptakan oleh dewa dan dewi laut, seperti Poseidon, Neptune, dan Triton. Dewa dan dewi laut telah menciptakan putri duyung sebagai pengawal mereka. Akan tetapi Putri duyung menemani dan mengawal perjalanan dewa dan dewi saat mengelilingi laut. Akan tetapi, dalam mitologi Yunani, duyung tidak hanya berjenis kelamin wanita, tetapi adapun duyung pria. Menurut legenda, para putra dan putri duyung ini memiliki kekuatan yang cukup tinggi. Sampai saat ini, masyarakat Yunani menganggap duyung adalah penjaga laut. Mereka sengaja menenggelamkan kapal-kapal yang bermuatan orang-orang jahat atau barang-barang ilegal.

4. Nelayan yang Terkutuk

Masyarakat negeri matahari terbit memilih versi misteri putri duyung yang berbeda mengenai asal usul putri duyung. Dahulu kala, ada seorang nelayan yang mengikuti kepercayaan Shinto. Nelayan ini mengikat janji dengan gurunya bahwa ia tidak akan memakan binatang. Namun, nelayan tersebut mengingkari janjinya, ia membunuh banyak hewan untuk dimakan dagingnya. Pada akhirnya, nelayan itu dikutuk menjadi monster setengah ikan yang hidup di dalam laut. Hingga saat ini kepercayaan ajaran Shinto melarang pengikutnya untuk mengkonsumsi mahluk hidup yang memiliki bernyawa. Jika Anda sedang berwisata ke Jepang, Anda bisa mampir ke Kuil Shinto yang berada di Fujinomiya. Di sana, Anda bisa melihat bukti adanya putri duyung melalui mumi duyung yang usianya mencapai 1.400 tahun.