Perairan Masalembo, Segitiga Bermudanya Indonesia

Fenomena Misteri – Selama bertahun-tahun, misteri mengenai Segitiga Bermuda yang merupakan wilayah lautan Miami, Bermuda dan Puerto Rico di Samudera Atlantik masih belum juga terpecahkan bahkan sampai pada saat ini. Sudah tidak terhitung berapa jumlah pesawat serta kapal yang melewati wilayah perairan Segitiga Bermuda menghilang secara misterius.

Menurut mitos yang beredar, kawasan tersebut mengandung hawa mistis dan terkenal akan keangkerannya dikarenakan banyaknya rentetan kecelakaan yang terjadi di sana. Baik pesawat ataupun kapal yang nekat melewati kawasan tersebut seakan tersedot sehingga menyebabkan pesawat ataupun kapal menjadi hilang kendali.

Bicara mengenai Segitiga Bermuda yang berada di Samudera Atlantik, ternyata di Indonesia terdapat perairan yang tak kalah misteriusnya yang dikenal dengan sebutan Segitiga Masalembo yang terletak antara pulau Bawean, Kota Majene dan Kepulauan Tengah yang berada di Laut Jawa. Kisah mistisnya sudah terkenal sejak tenggelamnya kapal KM Tampomas II, hilangnya pesawat Adam Air dengan nomor penerbangan 574 yang masih misterius sampai sekarang, tenggelamnya KM Fajar Mas, dan masih banyak lagi kecelakaan misterius yang terjadi di kawasan perairan tersebut.

Banyak yang menilai terutama para nelayan bahwa penyebab segala insiden tersebut disebabkan oleh adanya makhluk astral yang mendiami perairan tersebut. Apabila ada yang ingin melewati kawasan tersebut harus menyiapkan sesaji agar perjalanan menjadi aman dan tidak terganggu oleh makhluk tak kasat mata tersebut. Meskipun kebenarannya masih dipertanyakan tapi ternyata banyak yang mempercayainya. Selain itu konon apabila terlihat garis putih yang menyerupai gelombang besar jangan sekali-kali menerjangnya karena masyarakat setempat mempercayainya sebagai lintasan sakral Ratu Malaka yang merupakan penghuni wilayah perairan tersebut.

Dilihat dari sudut pandang ilmiah, dari berbagai mitos yang muncul berdasarkan pandangan masyarakat setempat dapat terpatahkan. Itu dikarenakan di kawasan perairan Masalembo memiliki 2 arus bawah air laut yang sangat kuat. Dua arus kuat tersebut yang berasal dari Barat (memanjang di laut Jawa Utara) dan Utara (Selat Makassar) kemudian bertemu di perairan Masalembo. Juga terdapat arus yang berasal dari Samudera Pasifik dan mengarah ke Samudera Hindia. Dari beberapa arus kuat tersebut pada saat bertemu akan membuat pergerakan air laut di perairan Masalembo menjadi tidak menentu sehingga bisa membahayakan kapal-kapal yang melewatinya terutama kapal berukuran kecil.

Selain terdapatnya arus kuat di perairan Masalembo, berdasarkan penjelasan ilmiah di kawasan tersebut juga terdapat kantung udara yang berukuran besar yang suatu saat bisa muncul secara tiba-tiba dari dalam laut dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dan apabila ada pesawat ataupun kapal yang kebetulan melewatinya maka akan tersedot oleh kantung udara tersebut.