Merapi Kembali Erupsi, Masyarakat Di Larang Mendaki

Fenomena Alam – Pada Kamis pagi (13/2) tepatnya pada pukul 05.16 WIB, Merapi yang terletak di antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dikabarkan kembali meletus. Berdasarkan keterangan yang tercatat di Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) bahwa tinggi kolom erupsi Merapi mencapai 2.000 meter atau 2 kilometer dengan panjang gelombang (amplitude) 75 mm serta durasi 150 detik.

Untuk status Gunung Merapi sendiri sejak tanggal 21 Mei 2018 berada pada level II atau waspada dan pada level tersebut dihimbau kepada seluruh warga atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius kurang lebih 3 kilometer dari puncak gunung Merapi dan juga mengantisipasi potensi adanya abu vulkanik dan juga awan panas yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Juga kepada para wisatawan baik domestik maupun mancanegara direkomendasikan oleh BPPTKG untuk tidak melakukan pendakian ke puncak gunung Merapi untuk sementara waktu selama masih terjadinya erupsi.

Hal yang perlu di waspadai oleh masyarakat sekitar yaitu terjadinya arus lahar dingin yang mengalir dari puncak gunung Merapi apabila terjadi hujan deras. Dan untuk suhu di sekitar lokasi Merapi setelah pasca erupsi tercatat mencapai 21 derajat celsius.