Turun Nya Salju di Arab Saudi

Fenomena Alam –  Arab Saudi sebagaimana negara-negara Timur Tengah lainya merupakan daerah yang panas dan identik dengan gurun pasir, sulit di bayangkan apabila turun hujan lebat apalagi salju. Namun akhir-akhir ini terjadi fenomena alam di sana yang mungkin tak pernah terbayangkan.

Fenomena turun nya salju di Arab Saudi bukan menjadi keanehan alam karena cukup sering Negara Arab terjadi salju pada tahun 2016, 2018 dan baru-baru ini. Salju turun di Tabuk sejak 10 Januari 2020 dan menjadi sorotan media setempat bahkan internasional. Tabuk sendiri adalah sebuah provinsi yang dihuni sekitar 500 ribu penduduk dan perbatasan dengan Yordania.

Yang menjadi pertanyaan, Kenapa bisa ada salju di Arab?
Fenomena hujan salju di Arab Saudi dan beberapa negara lainya di Timur Tengah menurut BMKG merupakan sebuah anomali karena biasanya udara dingin tidak terdorong jauh ke daerah selatan. Sementara Arab Saudi dan Timur Tengah berada di sebelah selatan Eropa yang sedang mengalami suhu dingin. Kemungkinan terjadinya salju karena tekanan udara di sebelah Utara sangat tinggi sehingga mendorong udara dingin beralih ke Arab Saudi yang memiliki udara yang rendah karena sedang berada pada suhu yang terlalu panas.

Secara proses, BMKG menilai terjadinya salju di Arab Saudi adalah hal normal, namun dorongan udara ke Arab Saudi perlu di perhatikan. Biasanya udara dingin hanya menyebabkan hujan di Arab dan tidak membentuk salju. Salju yang turun disana pun tidak bersipat permanen, hanya pada saat-saat tertentu saja.