Hidupnya Kembali Lembah Kematian Oleh SuperBloom

 

Fenomena Alam – Pada tahun ini California mengalami cuaca basah, di karenakan hujan yang mengguyur daerah tersebut. Yang dulunya merupakan salah satu padang gurun mati sekarang menjadi sebuah gurun yang sangat cantik dan indah. Dan kebanyakan orang menyebutnya SuperBloom dimana padang gurun berubah menjadi hamparan bunga.

Padang gurun yang terletak di California ini berubah menjadi gurun yang sangat cantik dimana dulunya dikenal sebagai padang gurun kematian dan kini berubah menjadi hamparan bunga liar yang sangat indah. Bunga yang membentang di antara California dan Nevada atau sering disebut sebagai Death Valley yang dikenal sebagai lanskap tandus,ngarai curam serta bukit pasir. Namun dengan adanya fenomena langka ini bunga-bunga liar langka pada musim semi memenuhi sebagian sudut lembah Death Valley.

Death Valley sendiri merupakan wilayah yang mempunya perubahan suhu yang sangat ekstrem di Amerika Utara, Iklim tersebut bisa di perkirakan mencapai 60 derajat celcius. Saat terjadinya suhu panas dan ekstrem ini Death Valley berubah menjadi gurun panas dan kering bahkan dipenuhi kerikil dan pasir, bahkan nyaris tidak ada tanaman yang tumbuh sekalipun.

Namun setiap 10 tahun sekali, Lembah kematian ini berubah menjadi padang bunga dengan rona berwarna-warni. Bunganya sendiri bukan hanya satu melainkan ada beberapa jenis bunga yang hidup mekar diantaranya bunga mawar gurun atau Geraea canescens, Phacelia, Dandelion gurun (Atrichoseris platyphylla), Golden evening Primrose (Camissonia brevipes), serta Bigelow Monkeyflower (Mimulus bigelovii). Tanah tandus ini kini berubah wujud seperti hidup kembali karena adanya hamparan bunga langka. Kini Death Valley menjadi salah satu panorama yang mempesona dengan nuansa senyap dan tenang serta cocok dijadikan sebagai tempat melarikan diri saat musim semi.