Inilah 5 Hal Aneh Yang Terjadi Kepada Manusia Setelah Kematian

Fenomena Misteri – Pernahkah anda berpikir tentang kematian, dan apa yang di alami tubuh setelah kematian?

 

Pada umunnya tubuh akan mengalami beberapa proses secara alami setelah kematian, namun banyak orang yang melakukan berbagai cara agar tubuh orang yang meninggal bisa bertahan lebih lama dan awet.

Dilansir dari Mother Nature Network pada 17 September 2019, mengungkapkan bahwa, meskipun fungsi otak secara keseluruhan telah berhenti tapi  beberapa sel otak akan memakan waktu berjam-jam untuk mati. Berikut 5 hal aneh yang terjadi pada manusia setelah kematian.

  1. Perubahan Warna Tubuh Menjadi Putih Dan Ungu

Gravitasi memiliki pengaruh yang aneh pada tubuh manusia setelah mengalami kematian.

Pada saat sirkulasinya terhenti, sel darah merah yang berat akan bergerak ke bagian tubuh yang paling dekat dengan tanah. Hal ini membuat seluruh tubuh akan mengalami perubahan warna menjadi pucat, terkecuali bagian bawah tubuh akan mengalami perubahan warna menjadi bercak-bercak ungu. Bercak Ungu di kenal dengan livor mortis.

Dengan memperlajari tanda-tanda livor mortis maka pakar forensik dapat mengetahui kapan tubuh mengalami kematian.

  1. Sel-sel terbuka

Proses dimana tubuh manusia terurai secara alami di mulai hanya beberapa menit setelah kematian.

Pada saat tubuh mengalami kematian maka jantung juga akan berhenti berdetak, dan tubuh akan mengalami algor mortis atau kematian dingin. Istilah ini merajuk pada fenomena ketika suhu tubuh turun sekitar 0.8 derajat celcius setiap jam setelah  kematian hingga mencapai suhu ruangan.

Bersamaan dengan kejadian ini darah juga akan dengan sangat cepat menjadi asam saat karbon dioksida menumpuk.

  1. Tubuh Mencerna dirinya Sendiri

Enzim yang  ada di pangkreas membuat tubuh mulai mencerna  diirinya sendiri. Mikroba akan bekerja sama dengan enzim-enzim tersebut untuk mengubah tubuh menjadi hijau yang dimulai dari area perut dan seterusnya.

“Yang mendapatkan manfaat utama dari tubuh kita ialah 100 triliun bakteri yang selama ini hidup di dalam tubuh kita” ungkap Caroline Williams dalam New Scientists.

Pada saat bakteri menghancurkan tubuh manusia, bakteri juga akan melepaskan putresin dan kadaverin, senyawa yang membuat tubuh manusia berbau busuk.

  1. Tubuh Tertutup Adiporece

Setelah pembusukan terjadi pada tubuh  kita, kerusakaan akan dengan segera mengubah tubuh kita menjadi kerangka.

Namun apabila tubuh kita bersentuhan dengan tanah atau air dingin, maka pada tubuh akan muncul adipocere.

Adipocere ialah bahan yang berlemak dan berilin, yang terbentuk ketika bakteri menghancurkan seluruh sel jaringan tubuh. Adipocere juga sangat berfungsi sebagai pengawet alami pada organ dalam..

  1. Tubuh Bergerak

Para peneliti di Australia yang  mempelajari mayat selama 17 bulan dan menemukan bahwa tubuh manusia banyak bergerak setelah  mengalami kematian.

Gerakan yang terjadi cukup ekstrim yaitu lengan yang berada di dekat tubuh bisa bergerak hingga terlentang ke samping.

“kami piker gerakan itu terkait dengan proses pembusukan, saat tubuh menjadi mumi dan ligament mongering,” ungkap peneliti Alyson Wilson kepada kantor berita AFP.