Cerita Mistis Dari KKN Sukabumi

 

Fenomena Gaib – Kisah mistis banyak terjadi dimana saja, tidak hanya di tempat terpencil tapi di kota-kota besar pun banyak tempat yang di kabarkan berhantu. Seperti hal nya yang di alami salah satu Mahasiswi ini yang sedang KKN di salah satu tempat terpencil di Sukabumi.

Seorang mahasiswi bernama Melati (nama samaran) beserta teman-temanya yang sedang melakukan KKN di salah satu desa di Sukabumi. Banyak cerita mistis yang di alami oleh melati dan sekelompoknya, dimana salah satu nya seorang anak indigo. Setelah tiba di desa itu dan menempati salah satu rumah yang akan dihuni oleh melati dan sekelompoknya, melati sudah memiliki perasaan aneh dan resah bukan karena bangunannya yang kotor atau tidak layak, namun aura mistis yang kental ini yang membuat dirinya merasa tidak mau mengikuti kegiatan KKN di tempat ini.

Ketika malam hari melati merasa kelelahan akibat aktivitas yang ia lakukan saat KKN berlangsung, ia pun tertidur lelap namun saat tengah malam salah satu temanya yang bernama Azizah berteriak dengan mata terbelalak sekeras-kerasnya. Azizah yang kesurupan ini sontak membuat teman-temanya panik dan ketakutan. Beruntungnya Azizah dapat disadarkan oleh beberapa warga setempat, salah satu warga mengingatkan bahwa agar tidak pergi sendirian namun waktu itu Azizah ke kamar mandi sendirian. Sebuah kesurupan Azizah melihat mahluk yang sangat besar dengan bulu kaki yang sangat lebat, seketika mahluk tersebut menghampiri Azizah dan dari situ kesurupan.

Banyak hal ganjil yang di alami oleh melati dan teman-temanya, dari paku yang bertebaran dimana-dimana dan kembali bertebaran setelah di sapu oleh salah satu temanya bahkan suara kuntilanak dan suara kakek-kakek yang suaranya cuma “ehem-ehem” padahal tidak ada siapa-siapa. Kejadian mengerikan lagi bermula dari melati yang sedang tidur namun melati terbangun bersama salah satu temanya karena mendengar suara orang yang sedang mencangkul di belakang rumah, dengan rasa penasaran melati dan temanya mengunjungi kebun yang diduga suara itu berasal al hasil tempat itu masih berantakan dan tidak ada bekas orang mencangkul.

Beberapa hari sebelum KKN itu selesai, melati dan teman-teman KKN lainya di undang oleh kepala dusun untuk menghadiri atau merayakan malam Maulid Nabi pada malam hari. Dari situ sekelompok KKN mengahadiri acara tersebut menggunakan angkot, karena medan lokasi nya tidakdapat dijangkau oleh angkot maka mereka harus berjalan kaki. Awalnya pas kami turun dari angkot abang-abang nya bilang ” Hati-hati ya neng, disini rawan kejadian ganjil”. Ternyata setelah beberapa menit turun dari angkot dan kami sedang berjalan tiba-tiba muncul suara rintihan dan ketawa kuntilanak. Tak banyak yang dilakukan hanya saling berpegangan tangan karena kondisi jalan sangat rusak dan tidak mungkin kami lari.

Menurut para warga apabila sudah masuk jam maghrib, warga disini tidak ada yang berani keluar atau ber aktifitas di jam itu karena banyak sekali kejadian aneh disini.