Antartika dan Greenland Kehilangan Es 6 Kali Lipat Dalam 30 Tahun Terakhir

Fenomena Alam –  Dalam sebuah Studi yang diterbitkan di salah satu jurnal Nature menyatakan bahwasanya wilayah Antartika dan Greenland di laporkan telah kehilangan Es enam kali lipat lebih cepat dari pada Periode 1990-an. Ada apakah dengan Es di Antartika dan Greenland ini?

Di balik penelitian ini bahwa menurut tim klimatologis international, tingkat pencairan yang belum terjadi sebelumnya ini telah berkontribusi sekitar 1,78 cm, terhadap kenaikan permukaan laut global dalam di tiga dekade terakhir. Kejadian ini merupakan salah satu penempatan bumi pada jalur skenario pemanasan iklim terburuk yang pernah terjadi yang sebelumnya di laporkan dalam agenda panel Intergovernmental Paneh on Climate Change (IPCC).

Hal terburuk yang di takuti dalam skenario ini adalah kenaikan permukaan laut total setinggi 60 cm pada tahun 2100 mendatang. Hal ini akan menyebabkan ratusan juta orang yang tinggal di komunitas dataran rendah atau pesisir beresiko kehilangan rumah mereka. Setiap sentimeter akan mengarah pada banjir dan erosi dan apabila Antartika dan Greenland terus mengalami pemanasan iklim terburuk ini akan memicu kenaikan permukaan laut sekitar 17 cm dan berarti 400 juta orang beresiko terkena banjir tahunan pada 2100 mendatang.

Tim menemukan bahwa Antartika dan Greenland telah kehilangan sekitar 6,4 triliun total metrik ton dari 1992 hingga 2017. Hampir semua es hilang akibat dari pemanasan air laut yang mencaikan tepi glester. Peneliti juga mengungkapkan bahwa tingkat kehilangan es ini meningkat secara substansial selama periode itu, naik dari 81 miliar metrik ton per tahun 1990 menjadi 475 miliar metrik ton per tahun 2010. Hilang nya es dalam peningkatan enam kali lipat ini merupakan hilang nya es dengan sangat cepat sehingga ini menjadi peringatan dan pemberitahuan dari ilmuan bahwa ini jalur skenario terburuk IPCC.