Bahaya Asteroid yang Akan Mendekati Bumi di Awal Ramadhan

Fenomena Alam – Bertepatan dengan ibadah puasa Ramadan tepatnya pada tanggal 29 April 2020, diperkirakan sebuah asteroid akan melintasi bumi. Dan berdasarkan hasil penelitian oleh NASA (National Aeronautics and Space Administration) bahwa asteroid yang diklasifikasikan dengan nama asteroid 1998 OR2 yang akan melintas dekat bumi ini termasuk dalam kategori yang berpotensi berbahaya.

Namun kendati demikian bukan untuk menempatkan Bumi dalam kondisi yang berbahaya. Karena berdasarkan hasil pantauan Badan Antariksa AS, orbit asteroid 1998 OR2 pernah memotong orbit Bumi pada jarak sekitar 7,5 juta kilometer atau 0,05 unit astronomi jarak rata-rata Matahari dan Bumi.

Pada tanggal 29 April tepat pukul 09.56 GMT, asteroid 1998 OR2 pada pendekatan terdekatnya diperkirakan akan berjarak sekitar 6,3 juta kilometer dari Bumi dan berjarak 16 kali dari jarak rata-rata antara Bulan dan Bumi.

Untuk mengantisipasinya, NASA dan mitra internasionalnya akan mulai mencari asteroid yang dianggap membahayakan Bumi dengan maksud agar bisa dipelajari bagaimana cara untuk membelokkan jalur asteroid tersebut agar tidak menghantam Bumi. Dan sampai dengan saat ini sudah 25.000 asteroid besar telah ditemukan dan terpantau berada di lingkungan kosmik Bumi.

Ukuran dari batuan antariksa dengan nama Asteroid 1998 OR2 diperkirakan berdiameter 1,8 hingga 4,1 kilometer atau seluas pulau Manhattan yang berlokasi di New York, Amerika Serikat. Tidak bisa dibayangkan apabila asteroid dengan ukuran tersebut menabrak Bumi maka akan mendatangkan malapetaka tentunya. Namun untuk asteroid 1998 OR2 ini sudah dipastikan tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi.

Pendekatan terdekat asteroid 1998 OR2 yang mengorbit matahari di antara orbit Bumi dan Mars ini berikutnya menurut NASA akan terjadi lagi di tanggal 18 mei 2031 dan jaraknya pun akan semakin jauh dengan Bumi yaitu berjarak 19 juta kilometer. Lintasan terdekat dengan Bumi diperkirakan akan terjadi pada tanggal 16 April 2079 di masa yang akan datang dengan jarak hanya 1,8 juta kilometer.