Reed Flute Cave Gua Ajaib Guilin Multicolored di Cina

Fenomena Alam –  Guilin dengan pemandangan gunung karst yang mempesona menjadi salah satu tujuan wisata yang sangat di cari dan wisata yang paling populer di Cina. Keajaiban ini menjadi salah satu objek wisata yang harus kalian kunjungi.

Reed Flute Cave merupakan salah satu hasil dari jutaan erosi air yang mengikis lapisan batu kapur di permukaan bumi. Ketika terbentuknya retakan di batuan kapur ini air mengalir ke retakan sehingga menciptakan sistem drainase yang akhirnya menjadi gua. Reed Flute Cave terbentuk sekitar 180 juta tahun yang lalu. Tepatnya di Guangxi, Guizhou dan Yunan di Cina Selatan ini memiliki banyak sekali jumlah gua seperti itu namun yang paling sangat indah dan cantik adalah Gua Reed Flute yang paling menakjubkan. Gua ini telah menarik pengunjung lebih dari 1000 tahun.

Untuk namanya sendiri tidak di ambil dari bentuk gua, namun di ambil dari alang-alang yang tumbuh di dasar gua, yang digunakan untuk membuat seruling. Gua ini terdiri dari tumpukan stalagmite dan stalagtit yang membentuk sebuah pilar-pilar layaknya tiang kokoh penyangga kerajaan. Gua ini tersembunyi di Guangming Hill kira-kira 3,2 mil laut dari pusat kota. Selain dengan faktor alam, namun ornamen -ornamen disini merupakan sisa goresan tangan manusia di masa lalu. Ada sekitar 710 prasasti yang di tulis dengan tinta peninggalan prasasti yang berkuasa. Dengan keindahan yang alami sekarang gua ini ditambahkan lampu-lampu yang beraneka warna sehingga menambah kecantikannya.

Tidak lupa gua ini mempunyai bioskop yang di tampilkan pada dinding gua sebagai layar. Pertama kali yang menemukan gua ini adalah seorang petani di Guilin pada tahun 1171. Petani tersebut bernama Ru Ming Yuan, Shi Che Ming, dan De Chung. dan gua ini mulai di kembangkan dengan serius pada tahun 1990-an dan dibuka setiap pagi sampai sore.