Seruling Laut Atau Seruling Samudera di Pantai Klayar

Fenomena Alam – Terletak di Kabupaten Pacitan, sekitar 45 km dari pusat kota di desa Kalak, kecamatan Doonorojo. Ada sebuah pantai yang memiliki keindahan tertentu yaitu mempunyai bunyi yang mirip dengan seruling saat air ombak datang.

Seruling laut atau seruling samudera merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi secara alami. Dimana fenomena alam ini terjadi saat hembusan ombak samudera yang besar bertubrukan dengan karang-karang yang memiliki sebuah rongga dan celah dimana di situlah bisa mengahasilkan bunyi seperti seruling. Terjadinya seruling laut di akibatkan dengan terangkatnya air laut ke udara akibat ombak yang membentur dinding karang. Ombak masuk melalui celah sempit yang ada di bebatuan karang sehingga akan muncul layaknya air mancur menyembur.

Suara ini lah yang menjadi sebuah asal muasal penduduk lokal menyebutnya sebagai seruling laut. Seruling laut paling terjadi saat musim penghujan dimana ombak akan datang dan menghantam karang dan masuk ke dalam celah karang. Ketinggian air nya bisa mencapai sekitar 10 meter sehingga akan menghasilkan gerimis embun yang sangat mempesona. Dan apabila ombak datang air akan terpancar dan jika angin ikut bersahabat, ia pun akan mengeluarkan tiupan serupa bunyi seruling.

Meskipun fenomena ini sangat indah dan menakjubkan, namun bagi para pengunjung di himbau untuk selalu waspada. Para pengunjung di himbau tidak datang sendirian karena tempat ini termasuk zona terlarang pantai Klayar. Sudah banyak korban yang berjatuhan disini, bahkan ada yang tidak ditemukan. Tempat ini disebut dengan zona terlarang dikarenakan posisi karang yang menjulang di area ini langsung berbatasan dengan palung laut yang dalam. Sehingga bagi orang yang sedang berada di tempat ini dengan tidak waspada akan langsung terseret ombak palung laut Klayar.