Misterius! Hilangnya Air Terjun Terbesar di Ekuador

Fenomena Alam – Tepatnya di Taman Nasional Cayambe Coca sebuah air terjun terbesar yang berada di Ekuador tiba-tiba menghilang. Diduga adanya sebuah lubang besar yang ada di sekitar aliran sungai tersebut.

Sejak bulan Februari lalu Air terjun yang memiliki nama San Rafael ini mengering setelah kehilangan sebagian besar debit airnya. Menurut NASA, aliran sungai ini berubah arah setelah adanya lubang besar yang ada di sekitar aliran sungai Coca yang dimana menjadi penyuplai utama debit air di air terjun ini. Para ahli Kementrian Lingkungan Hidup atau Ministry of the Enviroment (MOE) Ekuador mengatakan bahwa erosi yang terjadi di Sungai Coca menjadi sebuah penyebab berubahnya topografi lembah yang berada di sekitar air terjun.

Sementara itu menurut ahli geologi sekaligus mantan Sekretaris Kementrian Lingkungan Ekuador, Alfredo Carrasco berpendapat sebenarnya air terjun San Rafael ini tidak menghilang tiba-tiba. Sebaliknya, adanya arus sungai yang berubah arah dan mengakibatkan airnya jatuh ke bagian hulu sungai Coca. Air terjun yang mempunyai tinggi 150 meter ini berada di sekitar aktivitas seismik dan vulkanik dekat Gunung Revantador. Dimana gunung berapi yang erupsi Lava dan gempa yang kuat yang mengakibatkan mengikisnya pegunungan lalu membentuk San Rafael.

Carrasco mengatakan ada banjir hingga 20 meter di atas permukaan lembah tempat aliran sungai tersebut. Sangat memungkinkan bahwa energi air yang jatuh ini mengikis permukaan di bawahnya dan baginya fenomena runtuhnya fenomena runtuhnya air terjun ini adalah berasal dari alam. Meski begitu pihak dari Kementrian Lingkungan hidup Ekuador masih mencari tahu apa penyebab sebenarnya kenapa air terjun ini bisa menghilang. Akibat adanya kejadian fenomena alam ini menutup sementara air terjun untuk wisatawan.