Misteri Poveglia, Italia si Pulau Hantu

Fenomena Misteri – Italia dikenal di seluruh dunia karena keindahan artistik, sejarah, dan lansekapnya Venesia juga dianggap sebagai salah satu kota paling romantis di dunia. Namun di antara calle dan istananya ada misteri dan rahasia yang harus kalian tahu.

Salah satu yang paling menakutkan konon terdapat pulau hantu yang terletak beberapa kilometer dari Piazza San Marco. Ini adalah pulau Poveglia yang terletak di selatan menghadap Malamocco di sepanjang Kanal Yatim. Setelah invasi Lombard abad ke 6 Masehi dan kehancuran kota-kota seperti Padua dan Este, pulau itu menjadi salah satu pusat untuk pemukiman kembali populasi yang melarikan diri, melihat pembangunan sebuah kastil dan berkontribusi (809-810 M) untuk perlawanan Metamauco ibukota kuno kadipaten duchy Venesia dikepung oleh kaum Frank.

Berabad-abad kemudian, pulau itu dikatakan sebagai rumah terakhir dari sisa-sisa pelukis terkenal Giorgione, yang meninggal pada 1510. Hancur selama perang antara Venesia dan Chioggia (1378-1381), ia melihat populasinya menurun antara mati dan dipindahkan ke Venesia, dari beberapa ribu menjadi beberapa lusin orang. Tempat ini menampung orang-orang yang terinfeksi yang pernah mati, dibakar dan dikubur ratusan di pulau itu sendiri. Ketika sebuah kapal mewabahi pasien, Poveglia adalah pemberhentian terakhirnya antara tahun 1793 dan 1799, 20 kematian akibat penyakit tersebut didokumentasikan dengan banyaknya pemakaman di pulau itu.

Sebuah plakat masih mengingat episode-episode dimana ada peringatan ‘Ne fodias vita functi contagio requescunt MDCCXCIII’ (Jangan menggali mayat dengan penularan dalam kehidupan (yang di sini) beristirahat, 1793). Setelah menjadi stasiun karantina maritim sejak 1814, ia akhirnya menjadi rumah sakit jiwa, antara 1922 dan 1946 dan rumah sakit geriatrik antara 1947 dan 1968. Sebelum dijual ke properti negara pada tahun 1968 ketika yang terakhir menutup pintunya selamanya. Kisah-kisah yang mengganggu telah diceritakan tentang pekerjaan rumah sakit-rumah sakit ini selama beberapa waktu seperti seorang kepala bangsal psikopat yang akan menyiksa dan melakukan eksperimen brutal pada pasien, dan kemudian menjadi gila dengan rasa bersalah dan melemparkan dirinya sendiri dari menara lonceng gereja paroki kuno di Paroki. Hantunya akan terlihat berkeliaran di koridor suaka yang sekarang sepi, tentu banyak nelayan Venesia menghindari lewat karena takut bahwa jala bisa tertangkap di tulang-tulang beberapa orang mati.