Misteri Pulau Tanpa Penghuni dengan Satu Gedung Masih Berdiri

Fenomena Misteri – Hasil foto udara sebuah pulau bikin penasaran. Di tengah-tengah pulau, ada satu gedung yang berdiri tanpa ditemani bangunan lain. Pulau itu pun ternyata sudah tak berpenghuni. Kisahnya kian menarik karena pulau ini masih terselubung misteri.

Dilansir Express.co.uk, foto udara ini dilihat oleh seorang pengguna Reddit yang sedang mengamati pencitraan dari Google Maps. Ia penasaran dengan penampakan sebuah pulau.

Pulau yang berada di tengah lautan itu tampak bernuansa hijau. Bagian tengah memunculkan sebuah gedung persegi tanpa ada apa-apa lagi di sekelilingnya. Objek dalam foto itu adalah pulau Atol Johnston, yang berada di antara Kepulauan Marshall dan Hawaii.

Disebutkan lebih lanjut bahwa wilayah itu terdiri dari empat pulau di atas atol (pulau karang koral), yang sebagian di antaranya dilingkupi karang semi-melingkar. Buat penduduk Hawaii, pulau tak berpenghuni ini juga disebut sebagai Kalama Atoll.

Penampakan foto udara pulau itu rupanya juga memicu pengguna Reddit lain gatal berkomentar, secara khusus mengenai sejarahnya. Ada yang mengatakan bahwa bangunan lain di pulau tersebut memang “sudah dirobohkan dan dipindahkan dari lokasi”. Tapi kenapa?

Dipaparkan lebih lanjut oleh Express.co.uk, selama nyaris 70 tahun Kepulauan Johnston ini berada di bawah kendali militer Amerika Serikat. Pada periode itu, pulau ini diperluas demi mengakomodir keperluan untuk menjadi depot pengisian bahan bakar angkatan laut, pangkalan udara, situs pengujian senjata biologis dan nuklir, pangkalan misil rahasia, dan lain sebagainya.

“Menurut Nautilus Institute, pulau tersebut dipergunakan untuk serangkaian tes nuklir pada tahun 1962 di bawah nama kode Operation Dominic.”

Tes itu kabarnya dilakukan dengan tergesa-gesa karena berkejaran dengan agenda Partial Test Ban Treaty 1963. Fase pertamanya dilakukan pada 25 April- 11 Juli 1962, dan fase kedua pada 2 Oktober-3 November 1962.

Yang terjadi pada prosesnya, saat tahun demi tahun berganti, pulau ini menjadi lokasi serangkaian uji coba misil nuklir. Beberapa di antaranya mengakibatkan sebaran kontaminasi radio aktif di penjuru pulau tersebut, membahayakan manusia di sana.

“Kontaminasi plutonium diakibatkan oleh tiga tes yang gagal, membuat pulau tersebut masih terpolusi radioaktif sampai dengan saat ini,” sebut World International Service On Energy (WISE).

Semut Penyembur Asam

Setelah bertahun-tahun jadi lokasi tempat pengujian nuklir, dilaporkan bahwa lebih dari empat juta pon senjata kimia (sekitar 1.814 ton) di pulau Johnston telah dihancurkan sejak 1990.

“Dan pulau itu kini dihuni sebuah koloni semut-semut penyembur zat asam,” demikian keterangan mengenai pulau itu.

Tanpa penghuni (manusia) tetap, sekumpulan semut berbahaya, sebuah gedung yang masih berdiri, dan sejarah di baliknya, Pulau Johnston masih jadi misteri buat banyak orang. Apalagi tempat ini juga dinyatakan tertutup untuk umum.