Monumen Perunggu Yang Tenggelam, Tempat Dimana Insinyur Hebat Australia Bunuh Diri

Fenomena Misteri – Charles Yelverton O’Connor adalah insinyur kelahiran Irlandia yang menemukan pencapaian terbesarnya di Australia. Yang sebelumnya bunuh diri secara tragis.

Kehidupan O’Connor telah di peringati di berbagai monument di seluruh Australia, tetapi kematianya di kenang oleh seekor kuda perunggu dan penunggangnya yang mengintip ombak di lepas pantai tempat dia meninggal. O’Connor menjadi Engineer-in-Chief of Western Australia pada tahun 1891. Dan di posisi inilah dia menciptakan karya-karyanya yang paling terkenal. Selama bekerja, O’Connor bertanggung jawab atas rel, jalan, dan pelabuhan di Australia Barat.

Selama itu, ia menciptakan Pelabuhan Fremantle pada tahun 1903 yang sebelum pada masa jabatanya di anggap sebagai tugas yang bodoh. Namun saluran air terpanjang di dunia, Skema Pasokan Air Goldfields, juga selesai pada tahun 1903, yang terus mendorong air ke barat terpencil. Kedua, proyeknya yang paling terkenal serta beberapa yang lebih kecil juga terus beroperasi sebagai bagian sentral dari infrastruktur area yang membuktikan kehebatan O’Connor yang abadi.

Namun sayangnya, hanya setahun setelah menyelesaikan pencapaian terbesarnya pada tahun 1902, O’Connor bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri saat menunggang kudanya ke laut. Dia juga meninggalkan catatan kematianya yang menyatakan kekecewaanya atas bagaimana proyeknya diterima tetapi untuk banyak alesan yang ia terima, pria itu pun telah meninggal.

Pantai tempat O’Connor menembak dirinya sendiri akhirnya dinamai dengan namanya sendiri. Tetapi di dalam air terdapat monument yang paling menghantui dan seram, banyak kejadian aneh yang muncul tepat di tempat pria tersebut bunuh diri. Monumen tersebut di bangun pada tahun 1999, dimana patung tersebut di kenal dengan nama “C.Y.Kuda dan Penunggang O’Connor”. Patung ini di buat oleh pematung lokal Toby Jones.

Patung tersebut di buat dari perunggu , patung itu menggambarkan sosok abstrak O’Connor di punggung kudanya. Monumen tersebut di pasang sekitar 65 kaki ke perairan lepas pantai yang masih menyandang nama sebagai O’Connor.