Terdengar Suara Seperti Jet Akan ada Tanda-Tanda Tsunami yang Akan Terjadi

Fenomena Alam – Indonesia adalah negara yang dikelilingi Cincin Api atau Lingkaran Api Pasifik ( Ring of Fire) terbesar di Di dunia.

Terdengar Suara Seperti Jet Akan ada Tanda-Tanda Tsunami yang Akan Terjadi

Artinya Indonesia adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi, Letusan gunung berapi dan Tsunami yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik.

Belakangan bahkan ramai dibicarakan bahwa Pulau Jawa mendapat ancaman gempa bumi berkekuatan 9,1 magnitudo dan berpotensi dihantam Tsunami setinggi 20 meter.

Munculnya bencana tersebut berdasarkan hasil penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB), menggunakan data gempabumi katalog BMKG dan Katalog internasional Seismological Centre (ISC).

Tsunami sendiri dapat dipicu oleh bermacam-macam faktor berskala besar terhadap air laut. Misalnya saja gempa baik itu tektonik maupun vulkanik, patahan dasar lempeng bumi, dan meletusnya gunung berapi.

Dirangkum dari fenomenaalam.com pada hari Kamis (01/10/2020), Dari beberapa sumber, Berikut ini tanda-tanda Tsunami di Indonesia.

Tsunami biasanya didahului dengan gempa berskala besar dengan intensitas gempa cukup lama dan terasa kuat.

Kemudian air laut surut, Surutnya air laut adalah satu pertanda akan terjadi tsunami, Jika dasar perairan anjlok karena terjadinya gempa, Setelah air tertarik ke laut gelombang besar akan menerjang daratan membawa energi yang sangat dahsyat.

Gelombang pertama yang datang alam rangkaian gelombang Tsunami biasanya bukan yang terbesar, Jadi jika ada gelombang yang sangat besar gelombang yang lebih besar mungkin akan segera datang

Tanda-tanda lainnya sebelum Tsunamiadalah bunyi dari tengah lautan banyak ikan menggelepar di pantai yang airnya surut.

Jiaka ada suara gemuruh mirip seperti suara Kereta atau suara Pesawat Jet itu menjadi tanda Tsunami mungkin akan datang, Jadi segera melarikan diri ketempat yang lebih tinggi atau ke pedalaman, Hindari lmbah maupun sungai.

Jika tanda-tanda itu muncul, tinggalkan daerah pesisir daratan rendah dan pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Jangan kembali ke dataran rendah setelah tsunami melanda karena gelombang lain kemungkinan besar akan mengikuti gelombang pertama dan setiap gelombang dapat berlangsung hingga 30 menit.

Bahaya bisa berlangsung selama berjam-jam dan, dalam beberapa kasus, lebih dari 24 jam.