Misteri Benteng Van Den Bosch            

Fenomena Misteri – Berbagai jejal peninggalan kolonialisme Belanda masih dapat kita temukan di penjuru tanah air, salah satun yang fenomenal, megah, dan penuh misteri adalah benteng Van den Bosch yang berada di ngawi. Pada zaman dahulu benteng di ngawi ini merupakan salah satu militer terkuat pemerintah colonial belanda semasa perang. Benteng dengan gaya khas eropa ini merupakan benteng pertahanan yang sangat kokoh dimasanya, hingga hari ini kemegahannya masih bisa kita lihat dan rasakan langsung bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Benteng yang terletak di kelurahan palem, kecamatan ngawi, kabupaten ngawi berukuran 165meter x 80 meter yang dibangun pada 1845 itu sengaja dibangun lebih rendah dari tanah sekitar, sehingga warga sekitar menyebutnya sebagai benteng pendem. Konan pasukan VOC juga memelihara buaya ganas yang ditempatkan di arit sekitar benteng.

Berbagai pertempuran terjadi di tempat ini mengakibatkan banyak korban yang berjatuhan dan membuat benteng pendem ini penuh dengan kisah misteri yang membuat bulu kuduk berdiri. Menurut penjaga benteng, banyak pengunjung yang mendengar suara – suara dari mereka yang tidak Nampak wujudnya di sudut – sudut benteng.

Sudut benteng tersebut terdapat 4 ruangan kecil yang dahulu dipakai belanda untuk memenjarakan pekerja rodi yang bersalah, ditempat ini pengunjung sering mendengar suara jeritan – jeritan orang yang meminta tolong. Tampat lain yang juga sering kali dilaporkan pengunjung adalah tempat yang dahulu difungsikan sebagai kamar mandi, menurut laporan di tempat tersebut didiami sosok wanita paruh bayah berpakaian kebaya jawa yang sering menampakan diri.

Tidak berhenti disini, tempat lain yang juga sering dilaporkan yaitu ruangan disisi kanan benteng dari pintu masuk, konon terdapat sesosok ular berkepala manusia. Ditempat ini pengunjung di himbah untuk tidak berperilaku sembarangan, tidak merusak, tidak berteriak – teriak apalagi melakukan asusila.

Yang unik dalam benteng ini terdapat makam keramat di tengah benteng, makam ini sudah ada sejak pasukan VOC masih menempati benteng ini. Menurut informasi yang dimakamkan ditempat ini adalah Alm. KH. Muhammad Nursalim, beliau adalah salah satu orang kepercayaan pangeran Diponegoro yang sengaja diutus ke daerah ngawi untuk melakukan segala perlawanan penindasan yang dilakukan VOC. Ketika melakukan perlawanan KH. Muhammad Nursalim tertangkap dan ditahan, konon beliau mempunyai kesaktian yang luar biasa sehingga tidak dapat dilukai dan dibunuh menggunakan sejata apapun. Akhirnya pasukan belanda pun mengubur hidup – hidup Alm. KH. Muhammad Nursalim disalah satu sudut benteng van den bosch.